denganfaktor lingkungan bisnis. Ling - kungan bisnis dipandang sebagai trend per - ubahan yang dapat menciptakan kesempatan dan tanta ngan bagi organisasi (Swamidass dan Newel, 1987). Dalam menghadapi persaingan industri yang semakin ketat akibat per - ubahan -perubahan lingkungan bisnis memaksa pelaku -pelaku industri, baik sektorNILAI PENGELOLAAN LINGKUNGAN BAGI PERUSAHAAN Pengelolaan lingkungan industri merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar industri tetap berjalan dan berkelanjutan. Lingkungan sebagai salah satu pilar dari tiga pilar pembangunan berkelanjutan mempunyai peranan penting dalam keberlangsungan industri. Pembangunan industri berkelanjutan mencakup tiga aspek yaitu lingkungan Environment, ekonomi Economy dan sosial/ kesempatan yang sama bagi semua orang Equity dikenal sebagai 3E. Aspek lingkungan tidak berdiri sendiri namun sangat terkait dengan dua aspek lainnya. Dalam kegiatan internal industri peluang untuk memadukan aspek lingkungan dan ekonomi sangat besar, tergantung bagaimana cara mengelola lingkungan dengan bijak dan menguntungkan. Faktor sosial yang sebagian besar menyangkut masyarakat sekitar atau di luar industri juga sangat terkait dengan pengelolaan lingkungan. Kaitan lingkungan dengan ekonomi dan sosial dalam suatu kegiatan industri mencakup beberapa hal, di antaranya adalah biaya pengelolaan, bisnis, investasi, citra perusahaan, perdagangan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar. 1. Biaya Berkaitan dengan Pengelolaan Lingkungan Apabila perusahaan ditanya mengenai biaya yang berkaitan dengan lingkungan maka jawaban yang pertama kali adalah biaya pengelolaan atau lebih sempit lagi biaya pengolahan limbah. Biaya yang berkaitan dengan lingkungan bagaikan fenomena gunung es di laut iceberg. Gunung es di laut yang tampak hanyalah bagian di atas permukaan , namun bagian terbesar adalah yang berada di bawah permukaan laut. Bagian yang tampak dari gunung menggambarkan biaya pengolahan limbah, yang hanya nampak kecil. Namun bagian yang tak tampak dari gunung es menggambarkan biaya yang berkaitan dengan biaya peraturan, biaya sertifikasi, biaya litigasi, biaya pembuangan dan penimbunan, biaya bahan yang hilang menjadi limbah, biaya menjaga citra perusahaan, dan biaya lain yang berkaitan dengan pengurusan permasalahan lingkungan. Dengan demikian maka sebenarnya biaya terkait dengan pengelolaan lingkungan bagi industri sangat besar, dan biaya ini semakin tinggi bagi industri yang mengabaikan lingkungan. Pengelolaan lingkungan terkait erat dengan bisnis maupun perdagangan global. Sertifikasi sistem manajemen lingkungan ISO 14001 merupakan salah satu aspek lingkungan dengan bisnis dan perdagangan global. Keterkaitan pengelolaan lingkungan industri dengan bisnis Banyak industri yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik karena dorongan bisnis, dan hal ini merupakan sesuatu yang positif bagi lingkungan. Pemakaian bahan berbahaya dan beracun baik pada proses maupun produk semakin mendapat tekanan dari konsumen. Ada beberapa kasus pembeli yang membatalkan permintaan akan produk industri hanya karena perusahaan tidak melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik. 3. Lingkungan dan Investasi Perbankan Dalam rangka investasi untuk pendirian industri dilakukan studi kelayakan baik aspek ekonomi, teknik dan lingkungan. Meskipun dari sisi kelayakan ekonomi dan teknik telah terpenuhi, namun apabila kelayakan lingkungan tidak terpenuhi maka investor atau bank tidak akan mengucurkan dana bagi keperluan investasi. Terkait dengan hal dimaksud, Bank Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia PBI tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum, yang mengatur bahwa penilaian terhadap prospek usaha sebagai unsur kualitas kredit, meliputi penilaian terhadap upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. Pada Pasal 10 mengenai Kualitas Kredit ditetapkan berdasarkan faktor penilaian sebagai berikut a. prospek usaha; b. kinerja performance debitur; dan c. kemampuan membayar. Pasal 11 ayat 1 menyebutkan bahwa Penilaian terhadap prospek usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a meliputi penilaian terhadap komponen-komponen sebagai berikut a. potensi pertumbuhan usaha; b. kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan; c. kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja; d. dukungan dari grup atau afiliasi; dan e. upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup. 4. Lingkungan dan Citra Perusahaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang disingkat PROPER merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup KLH untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup melalui instrumen informasi. Prinsip dasar dari pelaksanaan PROPER adalah mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan melalui instrument insentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang baik dan instrumen disinsentif reputasi/citra bagi perusahaan yang mempunyai kinerja pengelolaan lingkungan yang buruk. Sistem peringkat kinerja PROPER mencakupi pemeringkatan perusahaan dalam 5 lima peringkat warna yang mencerminkan kinerja pengelolaan lingkungan secara keseluruhan, yaitu emas, hijau, biru, merah dan hitam Perusahaan berperingkat merah dan hitam merupakan perusahaan yang belum taat, perusahaan berperingkat biru adalah perusahaan yang taat, sedangkan perusahaan hijau dan emas adalah perusahaan yang pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan. Dengan demikian untuk perusahaan berperingkat emas, hijau, dan biru mendapatkan insentif reputasi, sedangkan perusahaan yang berperingkat merah dan hitam mendapatkan disinsentif reputasi. Peringkat merah dan hitam menunjukkan pengelolaan lingkungan yang masih kurang, dan pada gilirannya industri harus mengeluarkan sumberdaya yang dipunyai untuk memperbaiki pengelolaan dan kinerja lingkungannya. Peringkat merah dan hitam selain menyangkut citra perusahaan juga berhubungan dengan bisnis dan investasi. 5. Lingkungan dan Issu Global Pemanasan global global warming, terbentuknya lubang ozon merupakan contoh issu global lingkungan di antaranya disebabkan oleh kegiatan industri. Konsentrasi karbon dioksida hasil pembakaran hidrokarbon meningkat tajam sejak terjadinya Revolusi Industri, diyakini sebagai penyebab terjadinya pemanasan global. Pemanasan global ini dengan mudah dapat disamakan dengan efek rumah kaca greenhouse effect. Rumah kaca apabila terkena sinar matahari maka suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibanding dengan suhu di luar. Demikian pula pengaruh kadar karbon dioksida yang tinggi di atmosfer mepunyai efek yang sama dengan rumah kaca. Dengan semakin tingginya emisi karbon dioksida, industri dituntut untuk menggunakan energi dengan efisien dan mengurangi emisi karbon dioksida. Program Mekanisme Pembangunan Bersih [Clean Mechanism Develpomant] dikembangkan untuk mengurangi emisi karbon dioksida secara global. Lubang ozon ozone depletion merupakan permasalahan lingkungan terkini terkait dengan kegiatan industri. Ozon O3 di lapisan statosfer berfungsi menyerap radiasi ultraviolet uv membentuk senyawa oksigen O2 dan radikal oksigen O*. Dalam keadaan setimbang akan terjadi reaksi balik antara oksigen dengan radikal oksigen membentuk ozon. Adanya emisi CFC di bagian atas atmosfer akan bereaksi dengan radiasi ultraviolet menghasilkan radikal khlorine Cl. yang selanjutnya berfungsi sebagai katalis peruraian ozon. Pembatasan pemakaian bahan-bahan kimia penyebab kerusakan ozon dilakukan agar terbentuknya lubang ozon dapat dicegah. 6. Produksi dan Konsumsi Berkelanjutan Produksi dan konsumsi berkelanjutan adalah penggunaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dan meningkatkan kualitas kehidupan, dengan meminimalkan pemakaian sumber daya alam dan bahan-bahan beracun, memperkecil timbulan limbah dan pencemar selama daur hidup produk sehingga tidak mengorbankan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya. Pengelolaan lingkungan bagi industri tidak hanya terbatas pada lingkungan internal dan sekitarnya saja tetapi sangat terkait dengan pengelolaan sumber daya yang diperlukan, pemakaian produk oleh konsumen sampai pada pertimbangan bagaimana bila produk sudah tidak digunakan lagi dan menjadi limbah. Konsumen mempunyai peran penting dalam menentukan keberlangsungan industri. Kampanye mengenai produk berwawasan lingkungan green product memaksa industri untuk selalu mendesain produk yang ramah lingkungan.
Sektorbisnis dan lingkungan perlu membuat penyesuaian. Dari sudut pandang bisnis, pengusaha harus memerhatikan isu keberlanjutan, sementara para pemerhati lingkungan juga harus mempertimbangkan lapangan kerja dan kebutuhan terhadap minyak nabati dan energi yang terus bertambah sepanjang waktu," katanya kala membuka konferensi di Bali4. Pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan1. Nilai Pengelolaan Lingkungan Bagi PerusahaanPengelolaan lingkungan industri merupakan kegiatan yang harus dilakukan agar industrytetap berjalan dan berkelanjutan. Lingkungan sebagai salah satu pilar dari tiga pilarpembangunan berkelanjutan mempunyai peranan penting dalam industri berkelanjutan mencakup tiga aspek yaitu lingkunganEnvironment,ekonomi Economy dan sosial/ kesempatan yang sama bagi semua orangEquity dikenal sebagai 3E. Kaitan lingkungan dengan ekonomi dan sosial dalam suatu kegiatanindustri mencakup beberapa hal, di antaranya adalah biaya pengelolaan, bisnis, investasi, citraperusahaan, perdagangan, serta kesehatan dan keselamatan masyarakat Tempat Kedudukan dan Tempat PerusahaanA. Pengertian / Arti Definisi Lokasi PerusahaanLokasi Perusahaan adalah suatu tempat di mana perusahaan itu malakukan kegiatan perusahaan dapat berbeda dengan lokasi perusahaan, karena kedudukan perusahaanadalah kantor pusat dari kegiatan fisik perusahaan. Contoh bentuk lokasi perusahaan adalahpabrik tempat memproduksi Faktor-Faktor Pokok Penentu Pemilihan Lokasi Industri– Letak dari sumber bahan mentah untuk produksi– Letak dari pasar konsumen– Ketersediaan tenaga kerja– Ketersediaan pengangkutan atau transportasi– Ketersediaan energyC. Jenis-Jenis Lokasi perusahaan yang ditetapkan pemerintahLokasi ini sudah ditetapkan dan tidak bisa seenaknya membangun perusahaan di luar lokasi yangtelah perusahaan yang mengikuti sejarahLokasi perusahaan yang dipilih biasanya memiliki nilai sejarah tertentu yang dapat memberikanpengaruh pada kegiatan perusahaan yang mengikuti kondisi alamLokasi perusahaan yang tidak bisa dipilih-pilih karena sudah dipilihkan oleh emas di cikotok, tambang aspal di buton, tambang gas alam di bontang kaltim,dan lain Perusahaan yang Mengikuti Faktor-faktor EkonomiLokasi perusahaan jenis ini pemilihannya dipengaruhi oleh banyak faktor ekonomi seperti faktorketersedian tenaga kerja, faktor kedekatan dengan pasar, ketersediaan bahan baku, dan Perusahaan dan Lembaga SosialWalaupun segala kegiatan diarahkan untuk memperoleh keuntungan, perusahaan sebagailembaga sosial menawarkan kesempatan kerja, dan membayar pajak bagi dikemukakan bahwa perusahaan merupakan suatu unit kegiatan produksi untukmenyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan motif memperoleh keuntungan. Unitkegiatan itu sering disebut sebagai lembaga sosial seperti lembaga sosial lainnya misalkankehidupan keluarga RT, desa, kota, kecamatan, kabupaten atau suatu kelompok manusia yangmempunyai tujuan tertentu seperti Yayasan sosial, Koperasi dll. Jakarta(ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengatakan bahwa pendekatan budaya jauh lebih efektif dibandingkan sosialisasi formal guna mendekatkan program Keluarga Berencana (KB) kepada masyarakat. "Pendekatan bersifat birokratis ke atas terus itu oke, untuk misalnya perencanaan program, perencanaan anggaran
Persoalan lingkungan hidup saat ini makin menjadi faktor penting bagi perkembangan bisnis. Dalam beberapa kasus bahkan bisnis tertentu mampu mencapai keunggulan kompetitif karena perhatiannya pada lingkungan hidup. Saat ini, misalnya, produsen consumer electronics yang menghasilkan produk yang membutuhkan energi listrik yang besar sudah ditinggalkan konsumennya. Makin langka dan mahalnya energi listrik, serta polusi yang ditimbulkan di pembangkitnya membuat konsumen lebih memilih merek yang lebih hemat energi, yang juga berarti lebih ramah lingkungan. Hal yang sama terjadi pada produk lampu. Bahkan beberapa perusahaan yang tampaknya tidak terlalu bersinggungan dengan lingkungan hidup, seperti produk kosmetik, pun menggunakan isu ramah lingkungan untuk keunggulan kompetitifnya, seperti misalnya The Bodyshop. Masalah lingkungan hidup tidak hanya mengubah praktek bisnis dan manajemen, tetapi juga mengubah konsep dalam berbisnis dan mengubah konsep dalam ilmu manajemen. Makin sulitnya membuang barang elektronik bekas di beberapa negara maju, bukan hanya menumbuhkembangkan praktek sharing seperti yang terjadi pada mesin cuci dan mobil, trade-in seperti yang terjadi pada penjualan televisi, dan leasing seperti yang terjadi pada produk mesin foto copy seperti saat awal mesin fotocopy dan peralatan kantor Xerox dipasarkan melalui Xerox Finance diunduh tanggal 10 Agustus 2015. Model penjualan dengan cara leasing membuat kita patut mempertanyakan konsep memperpendek daur hidup produk melalui inovasi dan penambahan fitur seperti yang terjadi saat ini. Perubahan yang penting tersebut, sayangnya belum banyak direspon. Hampir tidak ada buku yang secara komprehensif membahas perubahan yang akan menjadi semakin cepat terjadi di dunia ini. Jika ada buku seperti itu, pembahasannya fraksional menurut sudut pandang bagian dari ilmu manajemen tertentu seperti pemasaran hijau di Manajemen Pemasaran atau produktivitas hijau di Manajemen Operasi. Padahal perubahan tersebut bersifat komprehensif. Untuk itulah buku ini disusun. Buku ini dapat digunakan untuk perkuliahan baik pada level sarjana maupun pascasarjana di berbagai bidang yang bersentuhan dengan lingkungan hidup. Selain untuk perkuliahan, buku ini juga dapat digunakan oleh praktisi yang membutuhkan pengetahuan tentang faktor pendorong penting dalam bisnis, yaitu lingkungan hidup. Buku ini diawali dengan Bab 1 pembahasan masalah lingkungan hidup yang saat ini dihadapi oleh seluruh umat manusia, termasuk di dalamnya sektor bisnis, dan dampaknya bagi bisnis dan ilmu manajemen. Masalah lingkungan tersebut membutuhkan perubahan paradigma bagi pebisnis. Beberapa konsep dan teori dibahas pada Bab 2 sampai Bab 7 seperti corporate environmental management, greenpreneurship, green productivity, green marketing, clean technologies dan cleaner production, dan ekologi industri. Bab 8 sampai Bab 12 berisikan empat pendekatan utama untuk menyelesaikan masalah lingkungan hidup. Pertama, pendekatan berbasis pasar, khususnya tentang perdagangan karbon dan perdagangan sertifikat hak membuang limbah. Pendekatan kedua, berisikan pendekatan regulasi atau yang dikenal sebagai command and control atau atur dan awasi. Termasuk dalam pendekatan kedua adalah tentang pajak dan subsidi lingkungan yang sebenarnya merupakan pendekatan di antara pendekatan pasar dan regulasi. Pendekatan ketiga adalah pendekatan berbasiskan kesadaran produsen, khususnya akan dibahas tentang seri ISO 14000. Pendekatan keempat yaitu peran organisasi non pemerintah. Paradigma yang digunakan buku ini adalah bagaimana pebisnis dapat menyatukan kepentingan perhatian pada lingkungan hidup dan sekaligus dapat mencapai keunggulan kompetitif. Harapannya setelah membaca buku ini, pembaca tidak lagi melihat lingkungan hidup sebagai beban yang akan mengurangi keuntungan bagi perusahaan.... Three steps that should be conducted to implement GVSM are mapping all the activities, conducting a waste audit and energy audit Hadipuro, 2020 in all the manufacturing activities to eliminate non-value-added activities, and using Pareto Law to eliminate wastes as the results of the waste audit, and decreasing the energy consumption as the results of the energy audit. Pareto Law means that the focus will be on the activities which produce the biggest waste and use the biggest energy and try to look for improvement in those activities. ...... To make the future state, Hadipuro 2020 proposes four steps to take after drawing the current state ...Raymond Budihardjo Wijanto HadipuroThe role of the environment in business success is increasing from day to day. One of the ways to harmonize the goals of making a profit with the environment is by achieving green productivity. Green productivity means that companies can increase their productivity and at the same time improve their environmental performance. To reach that goal one of the ways is that businesses apply value stream mapping and make all the activities to be green which is known as a Green Value Stream Mapping. A combination of secondary data collection and Focus Group Discussions involving all relevant production staffs was conducted to get the initial data and the ideas to improve the performance of electricity, LPG, and water consumption at PT NIC Semarang. Compared to the initial data of the Current State Green Value Stream Mapping, the improvements resulted from the Future State Green Value Stream Mapping were a decrease in electricity consumption, a decrease in LPG consumption, and a 60% decrease in water consumption. From this empirical study, two important outcomes of future implications were found. For the food industry, implementing GVSM should be adjusted in such a way that the experiments to reach the Future State Green Value Stream Mapping will not affect the quality of the final products and that FGDs are very effective to generate ideas of improvements and getting commitments from production staffs to implement the improvements... Orang meninggalkan air PDAM sebagai pemasok utama untuk air minum dan air bersih akibat konstruk yang dibangun oleh Aqua. Hadipuro, 2020. ... Wijanto HadipuroIt is a textbook that can be used both by students, practitioners, and activists in the fields of natural resource management, especially those interested in the ideological debates behind natural resource management in a particular location or has not been able to resolve any references for this publication.
Halini menyebabkan penurunan dramatis dalam hasil di seluruh papan dan pada saat pemerintah menyadari kesalahan mereka dan mencoba membalikkan arah pada November 2021, kerusakan telah terjadi. Mereka tidak disarankan oleh orang-orang seperti WEF untuk menempuh jalan melindungi lingkungan ini dengan mengorbankan keamanan pangan mereka Besok adalah hari bumi, acara tahunan di mana 1 milyar orang di 192 negara mengambil tindakan untuk mendukung perlindungan lingkungan di mana kita semua bergantung. Jadi, apa yang harus dilakukan dengan bisnis Anda? Banyak, seperti yang Anda akan menemukan dalam artikel ini. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hanya 100 perusahaan bertanggung jawab 71% dari emisi gas rumah kaca global sejak tahun 1988, begitu jelas, mengubah praktik bisnis dapat memiliki dampak besar pada keberlanjutan kehidupan manusia di bumi. Tetapi bahkan jika Anda memiliki atau bekerja di perusahaan yang jauh lebih kecil daripada yang ada di daftar itu, masih banyak yang dapat Anda lakukan untuk memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Dari memeriksa rantai pasokan Anda untuk mengubah penggunaan energi atau moda transportasi Anda, perubahan kecil dapat berdampak besar. Daur ulang dapat membantu Anda menggunakan sumber daya yang lebih baik. Gambar sumber Envato elemenDalam artikel ini, kita akan melihat isu-isu etis lingkungan dalam bisnis. Kami akan menentukan etika lingkungan dan menjelaskan bagaimana dapat diterapkan dengan dunia bisnis, dan kemudian kita akan melihat isu-isu penting yang sepuluh pada yang Anda dapat mengambil tindakan sederhana untuk memperbaiki lingkungan, bukan hanya pada hari bumi tetapi sepanjang tahun. 1. Apakah etika lingkungan? Pertama, mari kita menentukan etika lingkungan. Meskipun istilah dapat memiliki arti yang berbeda, ringkasan yang baik adalah dalam karya ini oleh Laszlo Zsolnai di Universitas Budapest. Prinsip yang mendasari etika lingkungan adalah bahwa alam memiliki nilai intrinsik. Ini berarti bahwa alam dan bagiannya tidak hanya berarti untuk mencapai satu tujuan tetapi berakhir di dan untuk diri mereka sendiri. Ini terdengar cukup sederhana, tapi itu sebenarnya cukup radikal pembalikan berabad-abad antroposentris pemikiran. Selama berabad-abad, itu mudah untuk percaya bahwa alam ada bagi manusia untuk mengeksploitasi. Pohon yang lain kita bisa ditebang dan mengkonversi ke gedung-gedung megah, semakin baik kualitas hidup kita. Batubara kami bisa tambang untuk bahan bakar, semakin banyak energi yang kami telah tersedia untuk pabrik-pabrik listrik dan menghasilkan lebih banyak barang yang meningkatkan kualitas hidup. Dan terbaik dari semua, tidak peduli berapa banyak kita digunakan, ada adalah selalu banyak lebih tersedia. Tetapi dalam beberapa dekade terakhir, ini menjadi jelas bahwa hal ini tidak lagi benar. Sebagai ekonomi kita telah berkembang, dampak kami pada lingkungan telah berkembang ke titik di mana kita semakin menipis sumber daya yang tersedia, menyebabkan kepunahan ribuan spesies binatang, dan mengubah iklim planet kita. Banyak bisnis, bagaimanapun, terus beroperasi pada model tradisional. Etika lingkungan bertujuan untuk mempertanyakan asumsi dasar bahwa alam yang ada untuk kepentingan kita. Jika alam memiliki nilai intrinsik, bagaimana seharusnya yang mengubah cara perusahaan Anda menggunakan energi atau paket yang produk atau memperlakukan hewan? Ini sebenarnya dapat memiliki implikasi besar bagi cara Anda berbisnis. Kami akan melihat semua itu di sisa artikel ini. 2. Bagaimana etika lingkungan yang berlaku untuk bisnis Mengapa Anda harus mempertimbangkan etika lingkungan dalam bisnis Anda? Bahkan jika Anda menerima bahwa melindungi lingkungan penting, Bukankah itu pekerjaan peraturan pemerintah? Tidak boleh bisnis hanya beroperasi sesuai motif memaksimalkan profit? Dan tidak akan etika lingkungan sial ini berakhir makan ke bottom line? Hambatan untuk mempertimbangkan etika lingkungan Untuk banyak usaha kecil, biaya adalah kekhawatiran. Satu studi menemukan bahwa 78% dari usaha kecil tidak ada sistem manajemen lingkungan. Meski demikian, sebagian besar pemilik bisnis benar-benar ingin untuk mengurangi dampak lingkungan mereka, tapi diadakan kembali oleh "kendala sumber daya" serta faktor-faktor lain seperti kurangnya dukungan atau bimbingan. Permasalahan adalah tekanan kompetitif. Jika pesaing Anda mengimpor barang-barang murah dengan tidak mempedulikan kelestarian lingkungan, tidak akan Anda berada di suatu kerugian jika Anda bersikeras pada standar etika tertinggi? Ini adalah kekhawatiran yang valid. Bahkan jika sebuah bisnis tidak semua tentang keuntungan, itu perlu untuk membuat keuntungan untuk bertahan hidup. Dan meskipun beberapa kebijakan lingkungan juga dapat memiliki dampak positif bottom-line, orang lain dapat menambah biaya. Yang penting adalah untuk melihat dampak keseluruhan untuk bisnis Anda, termasuk efek positif, yang kita akan melihat sekarang. Manfaat mengingat etika lingkungan Ada banyak manfaat sampingan untuk menjadi sebuah bisnis yang berdiri untuk sesuatu yang lain keuntungan. Anda mungkin menikmati citra merek positif, sehingga pelanggan akan membeli produk Anda bahkan jika mereka sedikit lebih mahal daripada bersaing. Sebagai contoh, perusahaan Inggris yang saudara-saudara kita berdiri menjual pakaian lelaki yang datang dengan rincian lengkap dampak sosial dan lingkungan produksi. Anda dapat dengan mudah menemukan baju yang lebih murah dari ritel rantai dengan standar longgar, tetapi banyak pelanggan bersedia membayar lebih untuk ketenangan pikiran yang berasal dari membeli sesuatu selaras dengan nilai-nilai mereka sendiri. Anda juga dapat menarik karyawan lebih baik jika Anda menarik untuk nilai-nilai mereka sendiri dan posisi diri Anda sebagai tempat yang bagus untuk bekerja untuk alasan etika serta keuangan. Survei menemukan bahwa millennials, khususnya, lebih termotivasi oleh nilai-nilai daripada uang. Pertimbangkan 2015 artikel ini meringkas penelitian terbaru Lebih dari 50% dari millennials mengatakan mereka akan mengambil dipotong untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan nilai-nilai mereka, sementara 90% ingin menggunakan keterampilan mereka untuk selamanya. Sederhananya, ada nilai bisnis yang jelas untuk memiliki nilai-nilai bisnis. Anda dapat mengetahui lebih lanjut tentang ini dalam tutorial berikut 3. apa yang dapat Anda lakukan 10 isu-isu penting untuk mempertimbangkan Jadi sekarang bahwa kita telah membahas etika lingkungan apa artinya dan bagaimana berhubungan dengan bisnis Anda, mari kita mendapatkan praktis. Apa yang dapat Anda lakukan untuk mempraktekkan etika lingkungan di perusahaan Anda? Spesifikasi dapat bervariasi tergantung pada jenis perusahaan ini dan industri apa Anda berada di, namun ada beberapa benang. Berikut adalah sepuluh isu yang penting bagi Anda untuk mempertimbangkan, dengan ide-ide tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan praktik lingkungan Anda. 1. full akuntansi biaya Gagasan utama dari etika lingkungan adalah bahwa alam memiliki nilai intrinsik dan tidak diperlakukan hanya sebagai sumber daya untuk digunakan. Tapi akuntansi tradisional tidak sesuai dengan visi tersebut. Ini hanya mengukur biaya moneter yang langsung, dengan tidak akuntansi untuk hal-hal seperti polusi dan limbah lingkungan, yang kadang-kadang disebut sebagai "eksternalitas negatif" dalam teori ekonomi. Agar konsisten dengan etika lingkungan, Anda akan perlu untuk memperhitungkan eksternalitas tersebut. Salah satu pendekatan disebut penuh akuntansi biaya, atau kadang-kadang lingkungan akuntansi biaya penuh. Ini adalah daerah yang kompleks, tapi aku ingin menyederhanakan dengan memikirkan mereka tanda-tanda yang kadang-kadang Anda melihat di toko-toko "Jika Anda melanggar, Anda membayar untuk itu." Akuntansi biaya penuh bertujuan untuk menangkap bisnis biaya yang sebenarnya dengan mengukur sumber daya menggunakan, limbah dan polusi yang dihasilkannya dan dampak sosial dan lingkungan lainnya. Jadi, mempertimbangkan untuk menerapkan akuntansi biaya penuh untuk bisnis Anda. Ianya tidak 'cepat memperbaiki' dengan cara apapun, tapi waktu akan sia-sia. Segala sesuatu yang tercantum dalam artikel ini, ini adalah salah satu yang paling pasti untuk membantu Anda berpikir secara berbeda tentang bagaimana bisnis Anda beroperasi. 2. energi efisiensi Aku hanya bilang 'cepat memperbaiki'? Item ini berikutnya pasti jatuh ke dalam kategori tersebut. Hanya dengan meninjau penggunaan energi Anda dan mengidentifikasi cara untuk menjadi lebih efisien, Anda dapat membantu lingkungan sementara juga menghemat uang. Gunakan panduan bisnis ini lebih baik untuk penghematan energi untuk membantu Anda berjalan melalui langkah-langkah. Pada dasarnya, Anda hanya perlu memeriksa kantor, Toko, pabrik atau tempat kerja lainnya untuk mematuhi energi dasar akal sehat. Sebagai contoh Apakah Anda menggunakan lampu hemat energi? Pemanasan dan pendinginan sistem benar dikontrol oleh termostat? Adalah jendela dan pintu terisolasi untuk menghentikan semua yang mahal pendingin/pemanas melarikan diri? Peralatan komputer Anda beroperasi secara efisien? Anda dan karyawan Anda secara teratur beralih hal ketika tidak di gunakan? Sedangkan item pertama adalah tentang memikirkan kembali bisnis Anda dalam gambaran besar, ini adalah tentang menang kecil yang dapat menambahkan hingga penghematan yang signifikan. Periksa tips hemat energi kerja ini untuk lebih banyak gagasan. 3. energi sumber Juga melihat penggunaan energi, Anda dapat mengevaluasi sumber-sumber energi. Ada banyak alternatif untuk bahan bakar fosil hari ini, dan Anda dapat beralih ke pemasok energi yang menghasilkan energi dari sumber terbarukan. Sebagai contoh, di Inggris, ada beberapa perusahaan, seperti Ecotricity dan energi yang baik, yang menyediakan listrik untuk rumah dan bisnis dari sumber-sumber seperti tenaga angin dan solar panel. Penyedia yang serupa ada di lain negara juga, jadi melakukan riset untuk menemukan mereka di daerah Anda dan mendapatkan penawaran. Ini adalah cara sederhana lain untuk mengurangi dampak lingkungan bisnis Anda dan karbon. 4. rantai pasokan Ketika bisnis melihat dampak lingkungan mereka, mereka sering fokus pada kontribusi langsung mereka sendiri. Tapi, seperti yang kita lihat, etika lingkungan menuntut pendekatan yang lebih holistik. Jadi, memeriksa seluruh rantai suplai semua perusahaan yang menyediakan semua komponen untuk produk akhir. Tanyakan pada diri sendiri Bagaimana komponen-komponen dibangun? Bagaimana mereka diangkut? Bagaimana bahan asli Diperoleh? Apa seluruh proses terlihat seperti dari pertambangan bahan baku melalui ke item selesai mencapai konsumen? Lihatlah setiap langkah dari proses dan mengidentifikasi dampak lingkungan penuh pada setiap tahap, dan kemudian mencari peluang untuk perbaikan. Jika informasi tersebut tidak tersedia, kemudian meminta untuk itu. Jika pemasok tidak mau mematuhi praktik lingkungan yang terbaik, mencari satu yang akan. Ini adalah item lain yang akan memakan waktu, tetapi memiliki besar hadiah. 5. Kemasan Hari Bumi tahun ini memiliki fokus tertentu pada mengakhiri polusi plastik. Mayoritas dunia plastik berakhir di lautan, mana memecah menjadi potongan-potongan kecil yang membunuh kehidupan laut. Ada 51 triliun microplastic partikel di Samudera hari ini — 500 kali lebih dari jumlah bintang di galaksi kita. Banyak dari ini adalah kemasan yang tidak perlu atau penyimpanan — misalnya, Amerika membuang sekitar 100 miliar kantong plastik setiap tahun, dengan setiap kantong yang digunakan untuk hanya 12 menit dan mengambil tahun untuk terurai. Anda dapat menemukan fakta-fakta ini dan lebih banyak di bumi hari plastik polusi kuis. Apakah bisnis Anda memberikan kontribusi untuk polusi plastik atau membantu untuk meringankan itu? Jika Anda telah berkontribusi, kemudian melihat alternatif Memotong kemasan yang tidak perlu produk Anda. Ganti kemasan plastik dengan bahan-bahan ramah lingkungan yang akan terurai dengan cepat atau, idealnya, wadah tahan lama yang dapat digunakan kembali. Menjalankan kampanye atau menyediakan insentif untuk mendorong pelanggan untuk kembali atau daur ulang kemasan. 6. animal Welfare Gagasan utama dari etika lingkungan — bahwa alam memiliki nilai intrinsik-juga berlaku untuk hewan. Spesies lain tidak menempatkan di bumi untuk kami eksploitasi; mereka memiliki hak untuk perlakuan yang adil. Apa yang berarti dalam praktek adalah bagi Anda untuk bekerja sesuai dengan kerangka kerja etika Anda sendiri. Beberapa orang akan ingin menghindari setiap dan semua penggunaan produk-produk hewani, sementara orang lain dapat memilih untuk bersikeras bahwa hewan diperlakukan secara manusiawi. Mengingat etika lingkungan berarti mengingat dampak dari praktik bisnis Anda pada spesies lain dan memutuskan apa kebijakan untuk diletakkan di tempat untuk mengurangi atau meningkatkan dampak itu. Sebagai contoh, Apakah Anda atau Anda menggunakan produk yang diuji pada hewan? Lakukan proses produksi Anda melibatkan membersihkan lahan dan menghancurkan hewan habitat? Sekali Anda telah dinilai dampak, memutuskan mana untuk menarik garis dan standar kesejahteraan hewan apa permintaan dari pemasok Anda dan bisnis Anda sendiri. 7. polusi Ada kemungkinan bahwa bisnis Anda menciptakan polusi dalam berbagai cara, dari energi Anda menggunakan langsung polusi dari proses manufaktur. Jadi, memeriksa cara untuk mengurangi itu. Sebagai contoh, Anda bisa mencari cara untuk memproduksi produk Anda dengan lebih sedikit emisi, atau mengurangi carbon footprint Anda secara keseluruhan menerapkan perubahan energi yang kita bicarakan sebelumnya atau mengubah kebijakan transportasi Anda lebih pada berikutnya. Atau jika Anda tidak bisa mengurangi polusi, Anda bisa melihat ke dalam menggunakan offset. Berikut adalah sumbangan yang Anda buat untuk berinvestasi dalam energi bersih atau menanam pohon untuk mengimbangi kerusakan yang Anda lakukan. Salah satu contoh adalah mana Anda dapat menghitung jejak perusahaan Anda dan membuat sumbangan amal untuk mengimbanginya. 8. transportasi Transportasi adalah sumber utama pencemaran dan dampak lingkungan lainnya negatif, jadi memeriksa cara manusia dan produk yang diangkut dalam perusahaan Anda. Dapat Anda mengurangi kebutuhan transportasi misalnya, dengan beralih ke pemasok lokal atau beralih ke transportasi ramah lingkungan lain misalnya melatih bukan pesawat? Juga mempertimbangkan cara untuk mendorong staf untuk menggunakan pilihan transportasi ramah lingkungan. Sebagai contoh, beberapa bisnis memberikan insentif bagi staf mereka yang bepergian untuk bekerja melalui transportasi umum daripada mobil, atau untuk berbagi tumpangan daripada mengemudi secara individual. Anda juga dapat membuat tabungan lingkungan dan moneter mengadakan lebih banyak pertemuan melalui videoconference bukan terbang orang ke lokasi yang berbeda. Dan memungkinkan orang untuk bekerja dari rumah dapat menghindari polusi dari perjalanan. 9. sumber daya penggunaan Kami berbicara tentang Kemasan sudah, tapi bisnis menggunakan banyak sumber daya lain. Jadi, memeriksa praktek-praktek Anda dan melihat di mana Anda dapat membuat perbaikan. Sebagai contoh Dapat Anda mendaur ulang lebih? Anda bisa menggunakan kurang untuk memulai dengan? Dapat Anda pergi gratis kertas di kantor Anda, atau setidaknya mengurangi tidak perlu dokumen? Pikirkan kurang satu item dan lebih dalam hal mengulangi proses. Misalnya, jika Anda menjalankan sebuah kafe, perubahan kecil seperti menyediakan makanan dan minuman di reusable bukan sekali pakai wadah bisa membuat perbedaan besar dari waktu ke waktu. 10. meletakkan itu dalam praktek Semua hal-hal yang telah kita bicarakan penting, tapi Anda tidak dapat melakukannya sendiri. Untuk menjadi sukses, Anda akan perlu untuk mendapatkan Anda Staf on board, memastikan bahwa mereka memahami pentingnya etika lingkungan dan tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mendukungnya. Itu berarti menciptakan kebijakan yang jelas lingkungan untuk bisnis Anda, menggabungkan semua poin yang telah kita bahas, bersama dengan setiap orang lain yang ingin Anda tambahkan. Maka Anda akan perlu untuk mendukung itu dengan pelatihan staf dan memperkuat komitmen Anda dengan terus-menerus menekankan pentingnya lingkungan etika dalam komunikasi Anda dengan karyawan. Anda dapat menggunakan hari bumi itu sendiri sebagai cara yang bagus untuk menendang hal off-lebih banyak ide tentang apa yang harus dilakukan di pos besok. Sangat mudah untuk mengatakan hal yang benar, tapi melakukan hal yang benar melibatkan menanamkan rasa hormat terhadap lingkungan dalam semua aspek bisnis, dan itu butuh waktu, tenaga, dan organisasi. Kesimpulan Dalam artikel ini, Anda telah belajar tentang isu-isu etis lingkungan dalam bisnis. Kita telah melihat etika lingkungan apa artinya dan bagaimana hal itu dapat diterapkan dengan dunia bisnis, dan kita telah membahas sepuluh hal yang dapat Anda lakukan untuk mempraktekkan etika lingkungan dalam bisnis Anda. Seperti yang saya sebutkan, Spesifikasi dapat bervariasi banyak untuk perusahaan yang berbeda dalam industri yang berbeda, tapi saya harap posting ini telah memberikan kerangka kerja berguna yang berpikir tentang etika lingkungan dan membangun lingkungan kebijakan yang masuk akal untuk Anda bisnis tertentu. Besok, kita akan fokus pada hari bumi itu sendiri dan melihat bagaimana Anda dapat menandai kesempatan. Melihat Anda kemudian! 1 Pengertian Lingkungan Bisnis 2. Jenis dan Lingkup Lingkungan Bisnis 3. Lingkungan dan Perusahaan 4. Pengaruh Lingkungan terhadapDiscover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free Analisis Lingkungan BisnisProgram Studi S-1 KewirausahaanFakultas KewirausahaanUniversitas GarutPertemuan ke - 1 Sumber Referensi2Pengantar Bisnis Introduction toBusiness Edisi 4 Buku 1 dan 2Karangan Jeff MaduraPenerbit Salemba Empat, JakartaTeknik Membedah Kasus Bisnis“Analisis SWOT”Karangan Freddy RangkutiPenerbit Gramedia PustakaUtama, Jakarta 10Your logoMenurut Hughes dan KapoorApa itu Bisnis ?Business is1. The organized effort of individuals2. To produce and sell for a profit3. The goods and service4. That satisfy society’s needs 10Your logoMenurut Brown and PretelloApa itu Bisnis ?Business is1. An institution which2. Produces goods and service3. Demanded by people Bisnis itu adalah?Aktivitas mencarilabaMenyediakanbarang dan jasatanggung jawab socialMemenuhi standar kualitas hidup BAGAIMANADENGANORGANISASINIRLABA? ➢Organisasi nirlaba Nonprofit organizations = bisnis??–Adalah organisasi yang melayani tujuan tertentu dan tidak dimaksudkan untuk mencari labaEx RS, sekolah, PMI, organisasi sosial, organisasi keagamaan dll➢Meskipun tidak sepenuhnya fokus mencari laba, organisasi nirlaba tetap dikelola sebagaimanabisnis dikelola➢Organisasi nirlaba tidak dikenakan pajak selama masuk kualifikasi dengan memenuhipersyaratan tertentu yang ditetapkan pemerintah➢Ketika pendapatan melampaui bebannya diperiode tertentu, laba akan diinvestasikan kembali di organisasi tersebut➢UU No. 28 Tahun 2004 Yayasan Maksud danTujuan BisnisYour logoPemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumenKeuntungan usahaPertumbuhan dan perkembangan yang berkelanjutanMengatasi berbagai risikoTanggung jawab sosial 6KonsumenPihak-Pihak dalam Pengelolaan BisnisPemilik modalPihak –pihak yang menyediakan dana sehinggakegiatan operasional danaktivitas organisasi dapatberjalan dengan –orang yang memilikitanggung jawab untukmenjalankan dan mengelolaorganisasi bisnis sehingga akanmencapai tujuan yang direncanakan oleh kerjaMerupakan pengelola proses produksi perusahaan untukmemenuhi kebutuhan dankeinginan konsumen akanproduk yang merupakan pengguna produkyang dihasilkan oleh organisasi bisnis. Konsumen merupakan kelompok potensialyang akan menggunakan produk atauunjasa yang ditawarkan oleh organisasibisnis. 4Your logo1DomestikOrganisasi bisnis terbatas pada lingkungan local dan belum memasarkan ke luar negri sehingga masih terbatas dalam Partisipasi Bisnis1InternasionalSeiring perkembangan usaha dan mulai jenuhnya pasar domestik sebagai akibat ketatnya persaingan, organisasi bisnis dapatmemperluas pangsa pasar ke negara lain yaitu memasuki pasar internasional yang membangun pabrik diluar negri akan memasuki fase perusahaan multinasional jika diamemiliki sejumlah pabrik di berbaga negara yang berbeda. Tujuannya untuk memaksimalkan perpaduan biaya produksi yang murah dengan biaya distribusi yang dengan banyaknya perusahaan global, maka beberapa perusahaan mulai memilih suatu lokasi pabrik diberbagainegara dan melakukan sinergi antar pabrik untuk memproduksi produk secara efektif, efisien dan fleksibel. zSISTEM EKONOMI▪Sistem ekonomi merupakan sistem negara untukmengalokasikan sumber daya ke berbagai warganegaranya, baik individu maupun organisasi. Selain▪Sistem ekonomi suatu negara mencerminkan tingkatkepemilikan dan campur tangan pemerintahnya▪Beberapa sistem perekonomian▪Kapitalisme▪Komunisme▪Sosialisme▪Fasisme▪Demokrasi ekonomi SISTEM EKONOMI1. Sistem Kapitalismeseseorang bebas untuk memiliki kekayaan, memiliki perusahaan, bersaing secarabebas dalam pasar dan bebas dalam memilih, membuat barang / jasa. Pengusahaberusaha memenuhi dan memuaskan pelanggan melalui produk untukmendapatkan Sistem Komunismepemerintah menentukan semua gerak perekonomian. Jenis usaha dan jumlahproduksi ditentukan oleh pemerintah tanpa memperhatikan kebutuhan dankeinginan pelanggan sehingga kepuasan terabaikan3. Sistem SosialismeSeseorang relatif bebas untuk memiliki usaha, tetapi pemerintah turut campurtangan dengan berusaha menyesuaikan kebutuhan individu dengan pengenaan pajak SISTEM EKONOMI4. Sistem FasismePemerintah memiliki semua industri. Orang bebas memilih tempatjenis usaha atas persetujuan pemerintah5. Demokrasi EkonomiSistem ekonomi yang dianut indonesiaPerekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar ataskekeluargaanCabang-cabang produksi yang penting bagi negara danmenguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negaraBumi ,air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnyadikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarkemakmuran rakyat SISTEM EKONOMISistem perekonomian didunia pada dasarnya ada 3 tipe skinner, 1992, yaitu1. Pemerintah memproduksi hampir semua macam barang danjasa A Planned Economy2. Perusahaan swasta memproduksi hampir semua barang danjasa kapitalis murni3. Perusahaan swasta dan negara bersama-sama menghasilkanbarang dan jasa A Mix Economy KONSEPLINGKUNGAN BISNISAdalah sekumpulan faktor-faktor tertentu yangakan mempengaruhi arah kebijakan darisuatu perusahaan dalam mengelola aktifitasbisnisnya. zFaktor-Faktor tersebut meliputi 1. lingkungan eksternal yang dibagi dalamlingkungan jauh makro yaitu Politik, Ekonomi, Sosbud dan teknologi, danlingkungan industri, serta2. lingkungan internal yaitu meliputi aspekaspek dan kebijakan internal didalamlingkungan perusahaan. Lingkungan Eksternal•Lingkungan jauh makro terdiri dari faktor faktor yang padadasarnya berada jauh diluar kendali perusahaan bersifat uncontrolable. •Faktor makro yang biasanya menjadi titik perhatian perusahaan antara lain faktor Politik, Hukum, Ekonomi kebijakan fiskal & moneter, Sosial Budaya dan Teknologi.•Lingkungan makro ini selain memberikan kesempatan dan peluang bagi perusahaan untuk maju dan mengembangkan bisnisnya, sekaligus juga dapat menjadi hambatan dan ancaman yang dapatmempengaruhi kelangsungan hidup suatu perusahaan. Lingkungan InternalLingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu •Tenaga kerja Man•Modal Money•Material/bahan baku Material•Peralatan/perlengkapan produksi Machine•Metode Methods APA YANG D I M A KSUDDENGA N A N A LIS I SL I NG K U NG A N B I SN I S ? A N A L I S I S L I N G K U N G A NA D A L A H P E N E L U R U S A NK E K U A T A N , K E L E M A H A N , P E L U A N G D A NA N C A M A N P E R U S A H A A NS A M P A I K E P A D A P A N G K A L N Y A MEN G A PA L I N GKUN G A N BISN I S P ERL U DIANALISIS ? U N T U K M E N G E T A H U IK E K U AT A N DAN K E L E M A H A NP E R U S A H A A N S E R TA P E L U A N GDAN A N C A M A N P A D AP E R U S A H A A N , S E H I N G G AP E R E N C A N A S T R AT E G I D A P A TM E N E N T U K A N S T R A T E G I A P AY A N G A K A N D I G U N A K A NP E R U S A H A A N ResearchGate has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication.Wn7BnSY.